Bikin pola tas adalah bagian pertama yang perlu dipelajari untuk bisa produksi tas dalam jumlah banyak, dengan produksi perorangan ataupun tim, apalagi jika membuka usaha secara mandiri sangat diperlukan adanya bagian yang bisa dalam membuat dan mengukur pola tas.
Misalnya jika ingin produksi tas ransel, kita tentukan ukuran ransel tersebut dan bentuknya perbagian, dan dilebihkan untuk jahitan, maka polanya dilebihkan misalnya 0,7mm-1,5cm dari bentuk yang diinginkan.
Bagian yang dilipat juga dipelajari agar menghasilkan bentuk yang diinginkan, misalkan membuat tutup kantong, kantong minuman dan bagian cangklongan tas,
Berikut adalah panduan langkah demi langkah cara membuat pola tas sederhana (misalnya tote bag atau tas selempang):
1. Tentukan Desain dan Ukuran
Sebelum menggambar, tentukan dulu:
* Jenis Tas: Tote bag, sling bag, atau ransel?
* Ukuran Akhir: Misalnya, lebar 30 cm x tinggi 40 cm.
* Kampuh (Seam Allowance): Biasanya 0,7 cm - 1,5 cm di setiap sisi.
2. Alat yang Dibutuhkan
* Kertas pola (bisa kertas koran bekas, kertas minyak, atau karton).
* Penggaris panjang dan penggaris siku.
* Pensil dan penghapus.
* Gunting kertas.
3. Langkah-Langkah Membuat Pola Dasar (Contoh: Tote Bag)
A. Gambar Badan Tas
1. Buat persegi panjang di atas kertas sesuai ukuran yang diinginkan.
* Rumus: Jika ingin tas jadi berukuran 30x40 cm, gambarlah persegi panjang dengan ukuran (30 + kampuh) x (40 + kampuh).
2. Jika ingin bagian bawah tas lebih kokoh, buat sudut kotak (box corner) dengan menarik garis diagonal di sudut bawah sekitar 3-5 cm, lalu potong segitiga tersebut. Ini akan membuat dasar tas menjadi datar.
B. Gambar Tali Pegangan (Handle)
1. Tentukan lebar tali (misal 4 cm) dan panjangnya (misal 60 cm agar bisa disandang).
2. Jangan lupa tambahkan kampuh di sekeliling tali.
C. Gambar Lapisan Dalam (Lining/Furing)
1. Gunakan pola badan tas yang sama untuk lapisan dalam.
2. Jika ingin ada saku dalam, gambar persegi panjang kecil di atas kertas terpisah untuk pola saku.
4. Tips Penting Saat Membuat Pola
* Simetri: Pastikan sisi kiri dan kanan pola benar-benar simetris. Lipat kertas pola menjadi dua untuk mengecek kesimetrisan.
* Label "Potong 2x": Tulis di pola berapa kali potongan kain yang dibutuhkan (misal: "Badan Depan: Potong 2x dari kain utama").
* Tanda Arah Serat Kain: Beri tanda panah pada pola untuk menunjukkan arah serat kain agar tas tidak melintir saat dipakai.
5. Uji Coba Pola (Muslin/Toile)
Sebelum memotong kain asli yang mahal:
1. Potong pola menggunakan kain perca murah atau kain bekas.
2. Jahit sebentar untuk melihat apakah ukurannya pas dan bentuknya sesuai harapan.
3. Jika ada yang kurang pas, revisi pola kertasnya sebelum memotong kain utama.
Contoh Pola Sederhana:
Untuk tas bahu sederhana, Anda hanya butuh 3 pola utama:
1. Pola Badan: Persegi panjang (Depan & Belakang).
2. Pola Samping/Bawah: Persegi panjang panjang untuk menyambung depan dan belakang serta membentuk dasar.
3. Pola Tali: Dua buah strip panjang.
Dengan menguasai pembuatan pola dasar ini, Anda bisa memodifikasinya menjadi berbagai model tas lain seperti menambahkan tutup flap, saku tempel, atau resleting. Selamat mencoba membuat pola pertamamu!
